Selasa, 20 Desember 2011

TOLONG, MAAF, TERIMA KASIH


Kisah ini terjadi disebuah pesta perpisahan sederhana tentang pengunduran diri seorang direktur.

Diadakanlah sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan dan kritikan dari anak buah kepada sang direktur yang akan segera memasuki masa pensiun. Karena waktu terbatas kesempatan pernyataan tersebut di persilahkan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut. Terpilihlah sebuah tulisan yakni dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama diperusahaan itu.

Dia menulis dengan huruf kapital sebagai berikut :

-Yg terhormat bapak direktur, terima kasih karena bapak telah mengucapkan TOLONG setiap kali bapak memberi tugas yg sebenarnya adalah tanggung jawab saya.

-Terima kashi bapak telah mengucapkan MAAF saat bapak menegur, mengingatkan saya tentang kesalahan saya karena bapak ingin mengubahnya menjadi kebaikan.

-Terima kasih bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang sudah saya kerjakan untuk bapak.

-Terima kasih atas semua penghargaan bapak kepada org kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya dengan kepala tegak tanpa merasa direndahkan n dikecilkan, dan sampai kapan pun bapak adalah bapak direktur untuk saya.

-Terima kasih sekali lagi semoga tuhan memberkati dimana pun bapak berada.

Setelah keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan menyelimuti ruangan itu. Diam-diam bapak direktur mengusapkan genangan air mata disudut mata tuanya. Terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.

3 kata : TOLONG, MAAF, TERIMA KASIH adalah kata pendek yang sederhana tetapi mempunyai dampak yang sangat positif